Selasa, 10 Mei 2022

 

Nama : Nanu Linda Swandayani

Kelas : ITP A Non Regular

Nim : 202069050006

Mata kuliah : Bahasa Indonesia

 

Menganalisa artikel ilmiah

 

CONTOH ARTIKEL ILMIAH

 

Judul :

Manfaat air tebu

 

Air tebu yang manis dan dingin bisa menjadi minuman terbaik untuk menyegarkan diri pada cuaca yang terik. Tak hanya melegakan kerongkongan, kandungan air tebu terdiri atas vitamin hingga mineral yang memberikan manfaat bagi tubuh Anda.

Kandungan gizi air tebu

Air tebu adalah minuman manis alami yang dibuat dengan cara memeras batang tebu. Sari tebu yang terkumpul lalu disaring terlebih dulu sebelum dikonsumsi. Anda dapat membuatnya sendiri atau membelinya secara botolan atau di pedagang kaki lima.

Meskipun merupakan bahan baku gula pasir yang umum dikonsumsi, minuman air tebu bisa dibilang lebih menyehatkan daripada air gula biasa. Ini karena tebu mengandung zat gizi penting seperti karbohidrat, protein, dan mineral.

Satu gelas air tebu sebanyak 240 mililiter memiliki kandungan gizi sebagai berikut.

Kalori: 183 kkal

Protein: 0 gram

Lemak: 0 gramGula: 50 gram

Serat: 0 – 13 gram

Melansir buku Sugarcane Biotechnology: Challenges and Prospects, perasan tebu juga mengandung vitamin A, B1 hingga B6, C, dan E. Selain vitamin, segelas air tebu juga memberikan tubuh beragam mineral seperti kalium, kalsium, fosfor, dan zat besi.

Berikut beberapa khasiat yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi air tebu.

1. Merawat kesehatan kulit

Air tebu mengandung asam glikolat, salah satu antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Berkat khasiat ini, konsumsi air tebu diyakini membantu mengatasi radang, memperbaiki tampilan kulit, dan mengurangi tanda penuaan.

2. Menjaga kepadatan tulang

Mineral seperti kalsium, fosfor, dan magnesium pada air tebu merupakan komponen penting yang membantu memperkuat tulang. Dengan tulang yang padat dan kuat, Anda akan lebih terlindung dari risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis.

3. Menurunkan kolesterol

Sejumlah studi membuktikan konsumsi air tebu murni memiliki manfaat dalam menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida. Hal ini akan melindungi kesehatan jantung Anda dan berpotensi menurunkan risiko penyakit jantung seiring bertambahnya usia.

4. Membantu agar tidur lebih nyenyak

Kandungan asam amino dalam air tebu diyakini dapat menyeimbangkan jumlah hormon stres dalam tubuh. Selain itu, tubuh juga mengubah asam amino menjadi beberapa senyawa yang membantu Anda tidur lebih nyenyak, seperti melatonin dan triptofan.

5. Mengendalikan tekanan darah

Kandungan kalium dalam air tebu bisa mengurangi ketegangan pada pembuluh arteri. Hal ini tidak hanya bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah, tapi juga berpotensi menurunkan risiko pengerasan pembuluh, serangan jantung, dan stroke.

 

6. Memperkuat daya tahan tubuh

Minum air tebu juga memberikan manfaat bagi sistem kekebalan tubuh Anda. Ini karena vitamin C pada air tebu dapat merangsang kerja sel darah putih yang disebut limfosit dan fagosit. Keduanya berperan penting dalam melawan serangan infeksi.

7. Manfaat air tebu untuk ginjal

Air tebu bersifat diuretik, yang berarti meningkatkan produksi urine sehingga membuat Anda lebih sering kencing. Hal ini berguna bagi tubuh karena kerja organ ginjal menjadi lebih efektif. Selain itu, urine juga membawa keluar endapan mineral pada saluran kemih.

8. Pengganti gula pasir

Meski mengandung gula, air tebu memiliki indeks glikemik (IG) rendah. Makanan ber-IG rendah tidak meningkatkan gula darah dengan cepat sehingga cenderung lebih aman. Namun, jika Anda menderita diabetes tipe 2, sebaiknya konsultasikan ini kepada dokter.

9. Menambah energi

Tebu mengandung glukosa dan berbagai mineral. Glukosa adalah sumber energi bagi tubuh yang utama. Sementara itu, mineral membantu proses perubahan glukosa menjadi energi serta mendorong laju metabolisme.

 

Jangan minum air tebu secara berlebihan

Air tebu memang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Namun, patut diingat bahwa minuman ini mengandung banyak gula. Satu cangkir air tebu mengandung 50 gram gula yang hampir setara dengan lima sendok makan.

Batas asupan gula yang disarankan dalam sehari yaitu 54 gram, atau setara dengan lima sendok makan. Jika Anda sering mengonsumsi gula melebihi batas tersebut, risiko obesitas (kegemukan) dan penyakit diabetes dapat meningkat.

Seperti minuman manis pada umumnya, air tebu juga tidak disarankan untuk penderita diabetes. Meskipun air tebu memiliki IG yang rendah, penderita diabetes maupun orang yang berisiko tinggi mengalami diabetes sebaiknya menghindari minuman ini.

Jika Anda bukan penderita diabetes, Anda sebetulnya boleh saja mengonsumsi air tebu sesekali. Akan tetapi, pastikan Anda tidak mengonsumsinya secara berlebihan untuk menjaga gula darah tetap normal.

 

CONTOH ARTIKEL POPULER

 

Teknologi GPS Terbaru

Informasi tebaru mengatakan bahwa perusahaan X telah berhasil meluncurkan produk baru dengan teknologi GPS yang sangat canggih. Perusahaan X berhasil mengembangkan sebuah smartphone yang membawa teknologi GPS dalam tingkat yang lebih tinggi. Smartphone tipe T yang diluncurkan pada bulan ini digadang-gadang merupakan smartphone terbaik yang mengangkat sistem GPS dalam berbagai fitur. GPS yang ada dalam smartphone mampu memantau gerakan pemiliknya dan membunyikan alarm jika pemiliknya melakukan sesuatu yang buruk. Jika pemilik kebanyakan duduk, maka smartphone otomatis akan berbunyi dan menyarankan untuk segera bergerak. Jika pemilik sedang berada di tengah jalan, maka smartphone akan memperingatkan bahaya kendaraan yang melintas. Jadi smartphone ini seolah menjadi pengontrol setiap tindakan yang dilakukan.

(dikutip dari sumber https://www.mapel.id/)

 

Hasil analisis artikel karya ilmiah dan artikel populer :

 

1.     ) Karya Ilmiah :

- ciri-ciri Artikel Ilmiah adalah sebagai berikut:

  • Objektif, artinya isi artikel ilmiah hanya dapat dikembangkan dari keadaan yang secara aktual memang exist, walaupun eksistensi fenomena yang menjadi fokus bahasannya berbeda antar bidang ilmu yang satu dengan yang lain.
  • Rasional.
  • Kritis karena berfunsi sebagai wahana menyampaikan kritik timbal balik terhadap sesuatu yang dipersoalkan.
  • Reserved (menahan diri, hati-hati dan tidak overclaiming), jujur, lugas dan tidak menyertakan motif-motif pribadi dan kepentingan tertentu.
  • Artikel ilmiah memiliki gaya bahasa yang formal sehingga hanya fokus ke dalam ilmu saja dan tidak ada gaya bahasa yang santai.
  • Pengutipan sumber disertai dengan identits sumber yang jelas.

Struktur Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah yang akan dimuat di dalam jurnal bisa bersumber dari hasil penelitian ataupun kajian sebuah permasalahan yang berdasarkan pada hasil pemikiran dan studi kepustakaan yang sesuai/relevan. Artikel ilmiah yang didasarkan hasil penelitian secara umum terdiri atas tujuh hal yaitu judul, abstrak pendahuluan, cara penelitian, hasil penelitian dan pembahasan, kesimpulan dan daftar pustaka. Sedangkan, artikel yang bersumber dari kajian suatu permasalahan yang didasarkan pada hasil pemikiran dan kepustakaan yang relevan maka struktur naskahnya terdiri dari enam hal yaitu judul, abstrak, pendahuluan, pembahasan, simpulan, dan daftar pustaka.

Struktur Penulisan Artikel ilmiah:

  • Judul artikel tidak harus sama dengan judul laporan penelitian. Di bawah judul dicantumkan nama penulis tanpa gelar dan lembaga tempat bertugas.
  • Abstrak memuat inti permasalahan/tujuan, cara penelitian, hasil dan kesimpulan. Berbahasa Inggris atau Indonesia. Di akhir abstrak ditulis kata-kata kunci (keywords).
  • Pendahuluan berisi latar belakang masalah (mengapa masalah itu diteliti, perumusan masalah, tinjauan pustaka dan keterangan terkait dengan tulisan. Rujukan ditunjukkan dengan menulis nama penulis dan tahun penerbitan buku. Landasan teori bisa dimasukkan dalam bagian ini.
  • Metode penelitian menguraikan cara-cara pelaksanan penelitian mencakup subjek penelitian, populasi dan sampel, pengumpulan data, dan teknik analisis data.
  • Hasil penelitian pembahasan berisi uraian hasil yang diperoleh kemudian diberi pembahasan (penjelasan) ilmiah berdasarkan rujukan tertentu sehingga masalah yang dikemukakan dapat dipecahkan. Hasil penelitian juga dibandingkan dengan hsil-hasil penelitian yang relevan.
  • Kesimpulan memuat pernyataan singkat tentang hasil penelitian yang diperoleh sesuai dengan rumusan permasalahan.
  • Daftar pustaka hanya memuat pustaka yang dipakai dalam penyusunan artikel ilmiah saja. Tidak perlu sama dengan daftar pustaka yang terdapat dalam laporan penelitian.

2) ciri-ciri artikel populer :

-  opini tentang suatu masalah atau peristiwa disertai fakta empiris dan teori pendukung

- sarana komunikasi antara ilmuwan dan masyarakat (orang awam)

- gaya bahasa populer atau bahasa media (bahasa jurnalistik) --sederhana

- mudah dipahami